Wakapolsek Lamaknen Jadi Pembina Upacara di SMAN Weluli: Ajak Siswa Bijak Bersosmed dan Jauhi Miras

BINA GENERASI MUDA: Wakapolsek Lamaknen, IPDA Marianus Mite, saat memimpin upacara bendera di SMA Negeri Weluli, Senin (20/04). Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya bagi para siswa untuk menjaga ketertiban umum, menjauhi minuman keras, serta menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.

WELULI, Trans Timor News – Kehadiran aparat kepolisian di tengah lingkungan sekolah menjadi langkah preventif penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pada Senin pagi (20/04/2026), jajaran Polsek Lamaknen menggelar kegiatan upacara bendera sekaligus sosialisasi kamtibmas di SMA Negeri Weluli, Desa Persiapan Weluli, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Kepala Polsek Lamaknen, IPDA Marianus Mite. Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMAN Weluli beserta jajaran staf pengajar, Bhabinkamtibmas Desa Lakmaras, serta seluruh siswa-siswi.

Momentum Penghormatan dan Edukasi Hukum

Dalam amanatnya, IPDA Marianus Mite menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas atau penghormatan bagi para pahlawan bangsa, melainkan momentum penting untuk menanamkan kedisiplinan dan nilai-nilai positif bagi peserta didik.

Ia menghimbau secara tegas agar para siswa menjauhi segala bentuk tindakan yang melanggar hukum. Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain:

  • Bijak Bersosial Media: Mengingatkan siswa agar tidak menyebarkan hoaks atau konten negatif.

  • Menjauhi Penyakit Masyarakat: Larangan keras terhadap tawuran, konsumsi minuman keras (miras), dan perilaku anarkis lainnya.

  • Keamanan Lingkungan: Mengajak siswa menjadi pelopor ketertiban baik di sekolah maupun di lingkungan rumah masing-masing.

Mencetak Pelopor Teladan dari Perbatasan

“Keamanan lingkungan sekolah harus tetap kondusif. Setiap individu, terutama para siswa sebagai generasi penerus, harus mampu menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai positif di masyarakat,” tutur IPDA Marianus.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 07.30 WITA ini berjalan dengan lancar dan aman. Melalui kehadiran Polri di sekolah, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara guru, siswa, dan aparat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari pengaruh negatif di wilayah perbatasan Belu.RM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *