TASIFETO TIMUR, Trans Timor News – Sinergi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat demi mengoptimalkan fungsi beranda terdepan negara di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, mendampingi kunjungan kerja Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Aan Suhanan, M.Si, dan Sestama BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.IK., M.H., di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Selasa (12/05/2026).
Kunjungan strategis ini difokuskan pada peninjauan Terminal Barang Internasional (TBI) Motaain yang direncanakan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.
Integrasi Sistem dan Operasional TBI
Dirjen Hubdat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pembangunan TBI merupakan amanat dari Inpres Nomor 6 Tahun 2015 mengenai percepatan pembangunan di tujuh PLBN. Ia menekankan pentingnya integrasi sistem agar mobilitas barang tetap terkontrol melalui koordinasi ketat dengan unsur CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security).
Operasional TBI sepenuhnya akan ditangani oleh Kementerian Perhubungan dengan penambahan sejumlah fasilitas pendukung guna menjamin akurasi dan keamanan, antara lain:
-
Perangkat CCTV: Penambahan unit untuk pengawasan area yang lebih menyeluruh.
-
Timbangan Statis: Penggantian timbangan portabel menjadi timbangan statis untuk meningkatkan akurasi data barang ekspor maupun impor.
Proyeksi Ekonomi Hingga 20 Tahun Mendatang
Sestama BNPP RI, Makhruzi Rahman, menegaskan bahwa penataan jalur perdagangan ini dirancang dengan visi jangka panjang guna mengantisipasi lonjakan aktivitas ekonomi di perbatasan.
“Hari ini kita meninjau langsung jalur ekspor-impor agar operasionalnya nanti tidak mengganggu aktivitas rutin di PLBN Motaain. Yang kita pikirkan adalah 10 hingga 20 tahun ke depan; jangan sampai aktivitas ekonomi ini menghambat pelayanan publik,” tegas Komjen Pol. Makhruzi.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Belu. Kehadiran TBI ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha di wilayah perbatasan.
Peninjauan ini turut dihadiri oleh pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Belu, pimpinan CIQS, serta pejabat terkait dari Kemenhub dan BNPP RI.RM
