LAHURUS, Trans Timor News – Gereja Katolik Santo Petrus Lahurus kembali menunjukkan komitmennya dalam membina iman umat sejak dini. Sebanyak 53 anak resmi menerima Sakramen Baptis dalam perayaan Misa harian yang berlangsung khidmat di Gereja Santo Petrus Lahurus, Kamis (07/05/2026).
Momen suci ini dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Lahurus, Pater Mikhael Rusae, SVD, dan disambut dengan penuh suka cita oleh para orang tua, wali baptis, serta umat yang hadir.
Panggilan Iman dan Pembebasan Dosa Asal
Dalam homilinya, Pater Mikhael menjelaskan bahwa pembaptisan anak bukanlah sekadar tradisi turun-temurun, melainkan sebuah panggilan iman yang mendasar dalam Gereja Katolik.
“Melalui pembaptisan, anak-anak dibebaskan dari dosa asal dan disatukan dalam Tubuh Kristus. Ini adalah langkah awal menuju hidup yang kudus dan beriman,” tegas Pater Mikhael di hadapan umat.
Sebagai salah satu dari tiga sakramen inisiasi, baptis merupakan identitas permanen yang hanya dapat diterima satu kali seumur hidup. Melalui sakramen ini, seseorang dilahirkan kembali sebagai anak Allah dan disatukan dengan seluruh umat dalam Gereja universal.
Peran Orang Tua Sebagai Teladan Utama
Pater Mikhael juga memberikan penekanan khusus pada tanggung jawab besar yang diemban oleh orang tua dan saksi baptis (bapa/mama saksi). Menurutnya, tugas membesarkan anak dalam nilai-nilai Kristiani dimulai sejak keputusan mereka membawa anak ke depan altar untuk dibaptis.
“Orang tua harus menjadi teladan dan pembimbing utama agar anak-anak ini bertumbuh dalam kasih Tuhan,” tambahnya.
Melalui pelayanan rutin ini, Gereja Katolik Santo Petrus Lahurus berharap komunitas iman di tengah masyarakat perbatasan semakin kuat. Sakramen Baptis diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi pembentukan karakter anak-anak Katolik yang tangguh, penuh kasih, dan berintegritas di masa depan.RM
