Tanggap Bencana: Wabup TTS Kerahkan 3 Alat Berat Tangani 15 Titik Kerusakan, Desa Lotas Jadi Prioritas

Wabup TTS Pastikan 15 Titik Bencana Ditangani Mulai Kamis, Tiga Ekskavator Diterjunkan

SOE, Trans Timor News – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menunjukkan komitmen cepat dalam memulihkan infrastruktur pascabencana. Wakil Bupati TTS menegaskan bahwa mulai Kamis mendatang, pemerintah daerah akan mengoperasikan tiga unit alat berat jenis ekskavator untuk menangani kerusakan di 15 titik bencana yang tersebar di berbagai kecamatan.

Langkah ini diambil guna membuka kembali akses transportasi yang sempat lumpuh akibat material longsor, jalan putus, serta kerusakan drainase yang dipicu oleh cuaca ekstrem belakangan ini.

Penanganan Bertahap di 15 Titik Urgen

Dalam wawancara eksklusif bersama media Trans Timor News, Selasa (28/04/2026), Wakil Bupati menjelaskan bahwa luasnya sebaran titik bencana menuntut penanganan yang sistematis dan berbasis urgensi.

“Kami fokus membuka kembali akses jalan dan normalisasi jalur transportasi. Tiga unit ekskavator telah disiapkan untuk bekerja mulai Kamis. Karena ada 15 lokasi yang tersebar, penanganannya dilakukan bertahap sesuai tingkat urgensi di lapangan,” jelas Wakil Bupati TTS.

Saat ini, dua unit ekskavator dilaporkan sudah berada di wilayah Bonle’u dan Oeopenu untuk membersihkan material longsor yang menutup akses kendaraan. Sementara itu, satu unit lainnya tengah dalam perjalanan menuju Nekmese untuk melakukan tindakan serupa.

Desa Lotas Jadi Prioritas Utama Hari Kamis

Salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus adalah Desa Lotas, Kecamatan Kokbaun. Lokasi ini ditetapkan sebagai titik prioritas pengerjaan pada Kamis mendatang. Pemerintah daerah memandang wilayah tersebut sangat membutuhkan penanganan cepat agar distribusi logistik dan mobilitas warga tidak terhambat lebih lama.

“Hari Kamis nanti ekskavator juga akan mulai bekerja di Desa Lotas. Kami ingin memastikan akses masyarakat di sana kembali terbuka dan aman digunakan,” tambah beliau.

Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Selain fokus pada perbaikan fisik, pemerintah daerah juga terus memperkuat koordinasi dengan dinas teknis, aparat kecamatan, hingga kepala desa untuk pendataan kerusakan susulan. Wakil Bupati juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mohon kesabaran warga selama proses pemulihan berlangsung. Tetap waspada di wilayah rawan longsor dan ikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.RM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *