
ATAMBUA, Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., menegaskan komitmen untuk menggerakkan perekonomian daerah tidak hanya melalui angka, melainkan dari semakin hidupnya usaha masyarakat. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Belu, yang dihadiri Forkompinda, pimpinan instansi vertikal, PJ Sekda, serta seluruh pimpinan perangkat daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menetapkan target strategis: menjadikan Kabupaten Belu sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kita harus memiliki ambisi. Jika pertumbuhan ekonomi di perbatasan bisa menjadi yang terbaik di NTT, mengapa tidak? Target kita adalah menyaingi atau bahkan melampaui performa ekonomi kota dan kabupaten lainnya melalui terobosan-terobosan nyata,” ujar Bupati Willybrodus Lay.
Memanfaatkan posisi istimewa sebagai wilayah perbatasan dengan Timor-Leste, Bupati menekankan bahwa ekspor-impor dan investasi di Belu tetap stabil meski terjadi penyesuaian fiskal nasional. Keunggulan inilah yang harus didorong sekuat tenaga.
Salah satu langkah konkretnya adalah penguatan Night Market Atambua yang digelar setiap akhir pekan. Bupati mengajak seluruh instansi vertikal turut terlibat aktif, agar kegiatan ini tidak hanya bergantung pada Pemerintah Daerah.
“Night Market ini adalah peluang emas bagi kita sebagai kota transit. Jika hanya digerakkan oleh Pemda, suatu saat akan stagnan. Setiap instansi vertikal harus ikut berpartisipasi maupun berpromosi, tujuannya satu: menggerakkan masyarakat berbelanja produk lokal, sehingga roda ekonomi UMKM terus berputar,” tegasnya.
Selain penguatan UMKM, Bupati juga memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk terus menyederhanakan birokrasi perizinan. Kemudahan berusaha diharapkan menarik lebih banyak investor, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.
“Kita diuntungkan posisi geografis. Selama menjaga stabilitas keamanan dan kemudahan berusaha, arus perdagangan lintas batas akan tetap menjadi tulang punggung ekonomi kita,” tambahnya.
Di akhir arahan, Bupati mengajak seluruh jajaran berpikir kreatif dan menciptakan terobosan baru.
“Mari bergandengan tangan. Jangan biarkan Atambua terlihat statis. Kita ciptakan acara, dorong produk lokal naik kelas, dan pastikan pertumbuhan ekonomi Belu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.RIAN96
