Headlines

3 Anak  Wakili  3 Keuskupan Sambut Paus Fransiskus di  Gereja Katedral Dili

DILI – transtimornews.id – Tim Bagian Kebudayaan dari Tim Pelayanan Rumah Doa telah memilih tiga anak untuk mewakili tiga (3) keuskupan di Timor Leste yaitu Keuskupan Dili, Baukau, dan Maliana untuk menyambut Paus Fransiskus di Gereja Maria Imaculada da Conceição Katedral Dili pada 10 September 2024.

Koordinator Bagian Kebudayaan dari Tim Pelayanan Rumah Doa, António D. J. Maria Gomes, menyatakan bahwa pada 10 September 2024, dalam rangka kunjungan pastoral Paus Fransiskus ke Timor-Leste, akan ada pertemuan dengan para biarawan/biarawati di Gereja Katedral Dili.

3 Orang anak masing-masing,  Agusto Caldas Lobato (8) dari Likisa, Venissa Maria de Sousa (4) dari Dili dan Felicia das Dores de Brito Lopes dari Vikeke telah berlatih bersama dengan Grup Kultural Paroki Imaculada Coração de Maria (PICOMA) Maubisse untuk menyambut Paus Fransiskus pada 10 September 2024 di Gereja Katedral Dili.

“Oleh karena itu, tim koordinator memilih 3  anak untuk mewakili 3 keuskupan, dan anak-anak ini berasal dari Likisa, Dili, dan Vikeke. Mereka sudah dipersiapkan,” kata Koordinator Bagian Kebudayaan dari Tim Pelayanan Rumah Doa di Gereja Katedral, António D. J. Maria Gomes pada Sabtu (7/9/2024).

Ke-3 anak tersebut masing-masing, Agusto Caldas Lobato (8) dari Likisa, Venissa Maria de Sousa (4) dari Dili dan Felicia das Dores de Brito Lopes dari Vikeke.

Ia menjelaskan, ketiga anak tersebut telah berlatih bersama dengan Grup Kultural Paroki Imaculada Coração de Maria (PICOMA) Maubisse untuk menyambut Paus Fransiskus, terutama untuk menunjukkan budaya asli dalam menyambut tamu kehormatan di Timor-Leste.

“Ketiga anak tersebut terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Anak laki-laki membawa tikar sebagai tanda penghormatan dalam budaya, salah satu perempuan membawa mama fatin (keranjang) berisi sirih pinang untuk disajikan, sedangkan yang lain membawa mama fatin (keranjang) berisi tembakau, jagung kering, dan kayu cendana. Tikar tersebut digunakan untuk menunjukkan bahwa kita melayani tamu dari jauh, tikar dengan tiga sisi disebut ‘kulu nahe’ sebagai tanda utama, setelah itu tikar renda digunakan untuk menghias bagian atas, dan tikar renda lainnya untuk menata persembahan,” tambahnya.

Agusto Caldas Lobato, anak laki-laki berusia delapan tahun dari Likisa yang saat ini duduk di kelas tiga siklus pertama eksternato, merasa sangat senang karena dapat bertemu langsung dengan Paus Fransiskus.

“Saya berusia delapan tahun dan sekarang kelas tiga, saya sangat senang bisa bertemu dengan Paus. Kami berlatih, tetapi tidak merasa lelah,” ujarnya.

Sesuai rencana, pada 10 September 2024 pukul 09.30 pagi, Paus Fransiskus akan mengunjungi Gereja Katedral Dili untuk memberikan berkat kepada lebih dari 100 orang sakit, serta mengadakan pertemuan dengan biarawan/biarawati, termasuk sekitar 2.000 katekis yang mulai memasuki area gereja dari pukul 04.00 pagi hingga 07.00 untuk menyambut Paus Fransiskus.

Terkait kunjungan tersebut, Tim Gabungan Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) dan F-FDTL (FALINTIL-Forsa Defesa Timor Leste) telah memutuskan untuk menutup jalan dari arah Madre Alma Bebonuk hingga Gereja Katedral. mik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *