ATAMBUA, Trans Timor News – Pemerintah Kabupaten Belu kembali melakukan penyegaran birokrasi guna memperkuat kapasitas kelembagaan daerah. Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, secara resmi memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat administrator di lingkungan Pemkab Belu, Selasa (09/06/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari pembinaan karir ASN sekaligus mendongkrak efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan optimalisasi pelayanan publik.
Mutasi Adalah Dinamika Wajar Berbasis Kompetensi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vicente Hornai menegaskan bahwa pergeseran posisi di tubuh birokrasi merupakan hal yang lumrah untuk menyegarkan roda organisasi. Setiap keputusan mutasi, rotasi, maupun promosi telah melalui pertimbangan matang yang mengacu pada kompetensi, kualifikasi, integritas, pengalaman, serta rekam jejak kinerja aparatur sesuai regulasi yang berlaku.
“Pejabat administrator memiliki peran sangat vital dalam menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan kegiatan nyata. Saudara bertanggung jawab memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Oleh karena itu, jadilah pemimpin yang memberi keteladanan, mampu mengambil keputusan tepat, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tegas Wabup Vicente.
Beliau juga menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan adaptasi kilat, mendalami tupoksi baru, membangun koordinasi positif, serta menciptakan budaya kerja yang produktif, inovatif, disiplin, dan berorientasi pada hasil (result-oriented).
Warning Keras: Jauhi Praktik KKN dan Jaga Integritas
Menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan ke depan, orang nomor dua di Kabupaten Belu ini memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN untuk membentengi diri dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
“Saya ingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu untuk senantiasa menjaga integritas dan komitmen tinggi. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang serta praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN,” cetus Vicente lugas.
Wabup Vicente mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar respons terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat di tapal batas dapat berjalan cepat, tepat, dan terukur.
Pergeseran Posisi dan Daftar Pejabat yang Dilantik
Prosesi pelantikan ini menandai babak baru penugasan bagi sejumlah pejabat administrator. Di antaranya, Yosefina Leny Marlina Katho, SP, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Daerah Kabupaten Belu, kini dipercayakan mengemban tugas baru sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belu.
Posisi Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Daerah yang ditinggalkan Yosefina kini resmi diisi oleh Muhamad Belafif, SP, sebagai pejabat baru. Selanjutnya, pergeseran juga terjadi di sektor sekretariat dewan, di mana Maria Imelda Didoek, SE, dilantik menjadi Kepala Bagian Umum dan Keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Belu.
Untuk sektor pariwisata, Don Johanes Servus Diaz dipercayakan memegang nakhoda baru sebagai Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Terakhir, di bidang ketahanan pangan hewan, Novianus Karel Yunus Salau, S.Pt, resmi dilantik sebagai Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan, dan Pemasaran pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu.
Di akhir prosesi, Wabup Vicente menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Belu kepada para pejabat terlantik disertai doa agar senantiasa diberikan kekuatan, hikmah, dan bimbingan dalam menjalankan amanah pengabdian ini demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Belu.RM
