Respon Surat Terbuka Warga Oekofu, Kapolsek Raimanuk Tinjau Mako yang Terbengkalai Sejak 2005

KOMITMEN PELAYANAN: Kapolsek Raimanuk bersama tokoh masyarakat Dusun Oekofu saat meninjau kondisi gedung Mako Polsek Raimanuk yang terbengkalai sejak 2005, Rabu (08/04). Peninjauan ini merupakan respons langsung kepolisian terhadap aspirasi warga yang menuntut pengaktifan kembali kantor polisi demi keamanan wilayah setempat.

RAIMANUK, Trans Timor News – Keluhan masyarakat Desa Renrua mengenai mangkraknya gedung Markas Komando (Mako) Polsek Raimanuk akhirnya membuahkan hasil. Merespons surat terbuka dan sorotan tajam di media sosial, jajaran Polsek Raimanuk melakukan peninjauan langsung ke gedung yang berlokasi di Oekofu tersebut pada Rabu (08/04/2026).

Gedung yang telah dibangun sejak 21 tahun silam (tahun 2005) ini selama ini menjadi tanda tanya publik karena fungsinya yang tidak berjalan. Kehadiran Kapolsek Raimanuk di lokasi menjadi sinyal positif bahwa gedung tersebut akan segera diaktifkan kembali demi pelayanan keamanan masyarakat.

Kapolsek Raimanuk dalam kunjungannya menegaskan komitmen institusi untuk menghidupkan kembali fungsi Mako tersebut. Pihaknya berjanji segera berkoordinasi dengan Kapolres Belu terkait penempatan personel agar pelayanan publik di wilayah Kecamatan Raimanuk berjalan maksimal.

Dialog Terbuka: Polisi Janji Jembatani Pertemuan dengan Kapolres

Tidak hanya meninjau kondisi fisik bangunan yang lama terbengkalai, pihak kepolisian juga menggelar dialog terbuka dengan perwakilan warga setempat. Dalam pertemuan tersebut, pihak Polsek berjanji akan memfasilitasi pertemuan langsung antara tokoh masyarakat dengan Kapolres Belu untuk membahas solusi tuntas pengoperasian kantor tersebut.

Kepala Dusun Oekofu, Deni Manek, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat pihak kepolisian. Namun, ia menekankan bahwa warga akan terus mengawal proses ini hingga ada kepastian operasional yang nyata.

“Kami berterima kasih karena keluhan kami didengar. Tapi kami tegaskan, warga Desa Renrua akan terus mengawal ini hingga ada kepastian hukum dan operasional yang jelas. Kami harap ini bukan sekadar respons sesaat karena tekanan massa,” tegas Deni Manek.

Dukungan Luas dari Aktivis dan Mahasiswa

Upaya menghidupkan kembali Polsek Raimanuk ini mendapat dukungan masif dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa LMID EK Kefamenanu, mantan Ketua HIMAR Faby Nahak, hingga akademisi Lejap Yuliyant Angelomestius, S.Fil.

Kehadiran fisik personel di kantor tersebut sangat dinantikan guna meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Raimanuk. Hingga berita ini diturunkan, warga berharap segera ada pengumuman resmi mengenai jadwal penempatan personel secara permanen di Mako Polsek Raimanuk.Rian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *