{"id":741,"date":"2026-02-07T09:22:33","date_gmt":"2026-02-07T09:22:33","guid":{"rendered":"https:\/\/transtimornews.id\/?p=741"},"modified":"2026-02-07T09:22:33","modified_gmt":"2026-02-07T09:22:33","slug":"pencurian-enam-ekor-babi-di-desa-fatulotu-warga-rugi-rp12-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/2026\/02\/07\/pencurian-enam-ekor-babi-di-desa-fatulotu-warga-rugi-rp12-juta\/","title":{"rendered":"Pencurian Enam Ekor Babi di Desa Fatulotu, Warga Rugi Rp12 Juta"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"222\" data-end=\"518\"><em><strong>Lasiolat<\/strong> <\/em>\u2013 Kasus dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak terjadi di Desa Fatulotu, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Peristiwa tersebut menimpa seorang warga bernama <strong data-start=\"390\" data-end=\"410\">Yulius Bria (37)<\/strong> yang kehilangan <strong data-start=\"427\" data-end=\"445\">enam ekor babi<\/strong> di kandangnya, dengan total kerugian ditaksir mencapai <strong data-start=\"501\" data-end=\"517\">Rp12.000.000<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"520\" data-end=\"745\">Kejadian ini baru diketahui korban pada <strong data-start=\"560\" data-end=\"580\">Sabtu (7\/2\/2026)<\/strong> sekitar pukul <strong data-start=\"595\" data-end=\"609\">07.00 WITA<\/strong>, saat korban hendak memberi makan ternaknya di kandang. Namun setibanya di lokasi, korban mendapati seluruh babi miliknya telah hilang.<\/p>\n<p data-start=\"747\" data-end=\"884\">Mengetahui kejadian tersebut, korban langsung menginformasikan dan melaporkan peristiwa itu ke <strong data-start=\"842\" data-end=\"861\">Polsek Lasiolat<\/strong> untuk ditindaklanjuti.<\/p>\n<p data-start=\"886\" data-end=\"1059\"><strong data-start=\"886\" data-end=\"916\">Kasi Humas Polsek Lasiolat<\/strong>, saat dikonfirmasi, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan korban serta hasil pengecekan awal di tempat kejadian perkara (TKP).<\/p>\n<p data-start=\"1061\" data-end=\"1238\">\u201cKorban awalnya berangkat ke kandang untuk memberi makan babi miliknya. Namun setibanya di kandang, korban mendapati enam ekor babi sudah tidak ada,\u201d jelasnya, Sabtu (7\/2\/2026).<\/p>\n<p data-start=\"1240\" data-end=\"1450\">Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar <strong data-start=\"1310\" data-end=\"1323\">Rp12 juta<\/strong>. Pihak kepolisian telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"1452\" data-end=\"1680\">Polsek Lasiolat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan ternak, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.<em><strong>Rian<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lasiolat \u2013 Kasus dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak terjadi di Desa Fatulotu, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Peristiwa tersebut menimpa seorang warga bernama Yulius Bria (37) yang kehilangan enam ekor babi di kandangnya, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp12.000.000. Kejadian ini baru diketahui korban pada Sabtu (7\/2\/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, saat korban hendak memberi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":742,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,10],"tags":[153,156,150,30,152,151,157,155,148,147,149,154],"class_list":["post-741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-polhukam","tag-babi-hilang","tag-berita-kriminal-belu","tag-desa-fatulotu","tag-kabupaten-belu","tag-kasus-pencurian-ternak","tag-kecamatan-lasiolat","tag-kerugian-jutaan-rupiah","tag-kriminal-belu","tag-pencurian-babi-di-belu","tag-pencurian-ternak-babi","tag-pencurian-ternak-di-lasiolat","tag-polsek-lasiolat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=741"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":743,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741\/revisions\/743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}