{"id":1573,"date":"2026-08-30T14:48:30","date_gmt":"2026-08-30T14:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/transtimornews.id\/?p=1573"},"modified":"2026-08-30T14:51:17","modified_gmt":"2026-08-30T14:51:17","slug":"kendaraan-kredit-hendak-diambil-advokat-danny-dwi-priambodo-ingatkan-pentingnya-verifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/2026\/08\/30\/kendaraan-kredit-hendak-diambil-advokat-danny-dwi-priambodo-ingatkan-pentingnya-verifikasi\/","title":{"rendered":"Kendaraan Kredit Hendak Diambil? Advokat Danny Dwi Priambodo Ingatkan Pentingnya Verifikasi"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1574\" src=\"https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_0000000021e881fab00a249e2bfbc56b.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1536\" srcset=\"https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_0000000021e881fab00a249e2bfbc56b.png 1024w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_0000000021e881fab00a249e2bfbc56b-200x300.png 200w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_0000000021e881fab00a249e2bfbc56b-683x1024.png 683w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_0000000021e881fab00a249e2bfbc56b-768x1152.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">ATAMBUA \u2014<\/span><\/span><\/strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Advokat dan Konsultan Hukum Danny Dwi Priambodo, A.Md., S.Tr.T., SH, mengingatkan masyarakat yang memiliki kendaraan melalui pembiayaan atau kredit agar tidak terburu-buru menyerahkan kendaraan hanya karena datangnya seseorang yang mengaku sebagai pegawai perusahaan pembiayaan atau debt collector.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Danny pun menekankan bahwa kewajiban membayar angsuran tetap harus dipenuhi oleh debitur. Namun, keterlambatan pembayaran tidak serta-merta menghilangkan hak debitur untuk memperoleh perlindungan hukum.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Menurutnya, masyarakat perlu memastikan identitas petugas, surat tugas, wewenang, serta dasar hukum sebelum menyerahkan kendaraan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><em><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">\u201cJangan hanya percaya pada pengakuan. Periksa identitas, dokumen, wewenang, dan dasar hukumnya.\u201d<\/span><\/span><\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Penagihan Memiliki Batas<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Penagihan angsuran merupakan hak perusahaan pembiayaan. Namun pelaksanaannya tetap harus mengikuti perjanjian dan ketentuan hukum yang berlaku.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Ketentuan OJK dalam POJK Nomor 22 Tahun 2023 mengatur bahwa penangkapan harus dilakukan sesuai norma dan etika, tanpa ancaman, kekerasan, tindakan yang mempermalukan konsumen, maupun tekanan fisik atau verbal. Ketentuan tersebut juga berlaku apabila pengumpulan dilakukan melalui pihak ketiga. Oleh karena itu, seseorang yang datang menagih angsuran tidak otomatis memiliki kewenangan untuk membawa kendaraan. Masyarakat berhak menanyakan siapa petugas tersebut, dari perusahaan mana, apa jabatannya, apa dasar penguasannya, serta dokumen apa yang dapat kebenarannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Waspadai Janji \u201cAmbil Alih\u201d<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap tawaran seperti \u201ckendaraannya kami bantu take over\u201d, \u201cserahkan dulu, nanti dikembalikan\u201d, atau \u201ckendaraan kami amankan sementara.\u201dJanji tersebut tidak otomatis menghapus kewajiban debitur.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Jika kendaraan akan dialihkan, pastikan dengan jelas siapa penerima kendaraan, siapa debitur berikutnya, apakah perusahaan pembiayaan mengetahui dan menyetujui pengalihan tersebut, serta apakah terdapat dokumen resmi yang membuktikan perubahan hubungan pembiayaan. Perpindahan kendaraan tidak sama dengan berakhirnya kewajiban kredit.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Fidusia Bukan Izin Membawa Kendaraan Sembarangan<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Dalam pembiayaan kendaraan, kendaraan dapat menjadi objek jaminan fidusia. Perusahaan pembiayaan memang mempunyai hak untuk menagih dan, dalam kondisi tertentu, melakukan eksekusi. Namun jaminan fidusia bukan berarti kendaraan dapat diambil kapan saja, dengan cara apa saja, dan oleh siapa saja. Dikarenakan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18\/PUU-XVII\/2019 memberikan batas penting terkait jaminan eksekusi fidusia. Apabila tidak terdapat kesepakatan mengenai cidera janji dan persetujuan debitur penyerahan objek jaminan secara sukarela, pelaksanaan eksekusi harus mengikuti mekanisme eksekusi sebagaimana eksekusi pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Dengan demikian, persoalannya bukan hanya apakah terdapat tunggakan, tetapi juga bagaimana cidera janji ditentukan dan bagaimana proses eksekusi dilakukan secara sah.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Jangan Langsung Menuduh, Lakukan Verifikasi<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Keberadaan surat tugas juga perlu diperiksa. Masyarakat dapat mengetahui nama perusahaan, nomor dan tanggal surat, identitas petugas, jabatan, objek kendaraan, dasar pengugasan, serta tujuan tindakan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Jika terdapat kejanggalan, langkah pertama adalah melakukan verifikasi kepada perusahaan melalui saluran resmi, bukan langsung menuduh bahwa dokumen tersebut palsu.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Dalam keadaan tertentu, jika terdapat penggunaan nama atau kedudukan palsu, tipu muslihat, atau rangkaian dokumen yang memenuhi unsur tindak pidana, permasalahan tersebut dapat memiliki konsekuensi hukum. Namun, ketentuan pidana tetap harus didasarkan pada fakta dan pembuktian konkret.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Enam Langkah Sebelum Menyerahkan Kendaraan<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Jika datang pihak yang mengaku sebagai petugas pembiayaan atau debt collector, masyarakat disarankan:<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">1. TENANG<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Jangan mengambil keputusan karena panik atau tekanan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">2. PERIKSA IDENTITAS<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Katat nama, perusahaan, jabatan, dan identitas petugas.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">3. PERIKSA DOKUMEN<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Minta surat tugas dan dasar kewenangan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">4. VERIFIKASI<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Hubungi perusahaan melalui saluran resmi.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">5. JANGAN TERBURU-BURU MENANDATANGANI<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Baca dan pahami setiap dokumen sebelum penandatanganannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">6. SIMPAN BUKTI<\/span><\/span><\/strong><br \/>\n<span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"> Simpan dokumen, komunikasi, foto, bukti serah terima, serta identitas Saksi yang relevan dan diperoleh secara sah.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Apabila kendaraan akhirnya diserahkan melalui proses yang sah, pastikan dibuat bukti serah terima yang mencantumkan identitas penerima, identitas kendaraan, nomor polisi, nomor rangka, kondisi kendaraan, kilometer, jumlah kunci, dokumen kendaraan, dan barang yang berada di dalam kendaraan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Hak Kreditur dan Debitur Harus Berjalan Seimbang<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Kredit pribadi tidak seharusnya dipandang sebagai pertentangan antara perusahaan pembiayaan dan debitur.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Kreditur memiliki hak untuk menagih. Debitur mempunyai kewajiban untuk membayar. Namun pelaksanaan hak kreditur tetap harus sesuai hukum, sementara debitur tetap berhak memperoleh perlindungan hukum.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Oleh karena itu, masyarakat tidak dianjurkan kewajiban menghindari maupun melakukan perlawanan dengan kekerasan. Jika terjadi dugaan yang melampaui kewenangan, langkah yang lebih tepat adalah melakukan klarifikasi, menyimpan bukti, mengajukan pengaduan, melakukan negosiasi, meminta bantuan hukum, atau menempuh jalur hukum sesuai keadaan. Pada akhirnya, prinsip yang perlu diingat adalah:<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"padding-left: 40px\"><em><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">MENUNGGAK BUKAN BERARTI KEHILANGAN PERLINDUNGAN HUKUM. <\/span><\/span><\/em><br \/>\n<em><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">MENAGIH BUKAN BERARTI BEBAS BERTINDAK DI LUAR HUKUM.<\/span><\/span><\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Sebelum kendaraan berpindah tangan, pastikan siapa yang meminta, apa dasar kewenangannya, untuk tujuan apa kendaraan dibawa, dan bagaimana seluruh proses tersebut dapat dibuktikan.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Catatan:<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"padding-left: 40px\"><em><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">Tulisan ini merupakan edukasi hukum umum dan bukan tuduhan terhadap perusahaan pembiayaan, pegawai, maupun debt collector tertentu. Tidak setiap keterlambatan pembayaran atau penarikan kendaraan merupakan tindak pidana. Penerapan hukum harus melihat perjanjian, kewenangan para pihak, cara kendaraan dikuasai, alat bukti, serta fakta konkret dalam setiap perkara. <\/span><\/span><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit\">RM96<\/span><\/span><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ATAMBUA \u2014 Advokat dan Konsultan Hukum Danny Dwi Priambodo, A.Md., S.Tr.T., SH, mengingatkan masyarakat yang memiliki kendaraan melalui pembiayaan atau kredit agar tidak terburu-buru menyerahkan kendaraan hanya karena datangnya seseorang yang mengaku sebagai pegawai perusahaan pembiayaan atau debt collector. Danny pun menekankan bahwa kewajiban membayar angsuran tetap harus dipenuhi oleh debitur. Namun, keterlambatan pembayaran tidak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1573","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1573"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1573\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1577,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1573\/revisions\/1577"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}