{"id":1563,"date":"2026-08-26T07:05:31","date_gmt":"2026-08-26T07:05:31","guid":{"rendered":"https:\/\/transtimornews.id\/?p=1563"},"modified":"2026-08-26T07:05:31","modified_gmt":"2026-08-26T07:05:31","slug":"lomba-bertutur-tingkat-sd-mi-kabupaten-belu-2026-rawat-budaya-daerah-tanamkan-semangat-literasi-sejak-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/2026\/08\/26\/lomba-bertutur-tingkat-sd-mi-kabupaten-belu-2026-rawat-budaya-daerah-tanamkan-semangat-literasi-sejak-dini\/","title":{"rendered":"Lomba Bertutur Tingkat SD\/MI Kabupaten Belu 2026: Rawat Budaya Daerah &amp; Tanamkan Semangat Literasi Sejak Dini"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1564\" src=\"https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_00000000ad748206910efe70964c2633.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1536\" srcset=\"https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_00000000ad748206910efe70964c2633.png 1024w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_00000000ad748206910efe70964c2633-200x300.png 200w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_00000000ad748206910efe70964c2633-683x1024.png 683w, https:\/\/transtimornews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/file_00000000ad748206910efe70964c2633-768x1152.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>ATAMBUA<\/strong> \u2013 Sebanyak\u202f75 siswa kelas IV dan V yang mewakili 22 SD\/MI se\u2011Kabupaten Belu turut meramaikan Lomba Bertutur Tingkat SD\/MI Tahun\u202f2026. Berlangsung selama tiga hari berturut\u2011turut di lingkungan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan\u2014melainkan wadah strategis untuk mengasah kemampuan berbicara, membangkitkan minat baca, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan budaya daerah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Belu, Nikolaus Umbu\u202fK.\u202fBiri, menjelaskan bahwa seni bertutur memiliki makna yang luas: tidak hanya melatih anak menyampaikan cerita secara lisan dengan jelas, menarik, dan penuh ekspresi, tetapi juga membangun keberanian, kreativitas, serta keterampilan berkomunikasi di hadapan orang banyak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cLewat bertutur, anak\u2011anak juga diajak belajar menyampaikan gagasan, berempati, serta memahami dan menghargai nilai\u2011nilai luhur yang terkandung di dalam cerita rakyat dan warisan budaya bangsa,\u201d ujar beliau.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pihaknya turut menyampaikan apresiasi yang setinggi\u2011tingginya kepada panitia pelaksana, dewan juri, guru pendamping, orang tua, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, beliau berpesan: \u201cBertuturlah dengan percaya diri, penuh ekspresi, dan penghayatan. Jadikan lomba ini sebagai ajang belajar dan pengalaman yang berharga. Selamat berlomba, junjung tinggi sportivitas!\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Ketua Panitia, Frans\u202fX.\u202fLako,\u202fST, menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kegemaran membaca dan kemampuan literasi sejak usia sekolah dasar, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap karya budaya bangsa melalui ragam bacaan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempopulerkan cerita budaya daerah yang sarat nilai kehidupan, sekaligus membangun karakter anak lewat kisah kepahlawanan dan legenda yang kita miliki,\u201d ungkap Frans. \u201cMelalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda semakin gemar membaca dan kelak dapat menjadi teladan dalam membangun kebiasaan literasi di lingkungannya masing\u2011masing.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada perlombaan kali ini, para peserta membawakan dua kisah khas daerah, yaitu Suri\u202fIkun dan\u202fBui\u202fIkun serta Legenda Raja\u202fLaku\u202fLeik. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup penguasaan cerita, intonasi suara, ekspresi wajah, gerakan tubuh, tingkat penghayatan, hingga kemampuan menyampaikan pesan moral cerita kepada pendengar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Lomba Bertutur ini menjadi langkah nyata melestarikan cerita tradisional dan kekayaan budaya lokal Belu, sekaligus memperkuat kepercayaan diri serta keterampilan berbahasa anak didik. Harapannya, tradisi lisan dan nilai\u2011nilai luhur leluhur tetap hidup, dikenal, dan diwariskan terus oleh generasi penerus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Turut hadir menyaksikan dan mendampingi kegiatan ini: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, para anggota Dewan Juri, guru pendamping, serta para orang tua yang antusias mendampingi putra\u2011putrinya.<em><strong>RM<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ATAMBUA \u2013 Sebanyak\u202f75 siswa kelas IV dan V yang mewakili 22 SD\/MI se\u2011Kabupaten Belu turut meramaikan Lomba Bertutur Tingkat SD\/MI Tahun\u202f2026. Berlangsung selama tiga hari berturut\u2011turut di lingkungan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan\u2014melainkan wadah strategis untuk mengasah kemampuan berbicara, membangkitkan minat baca, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,14],"tags":[],"class_list":["post-1563","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-daerah","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1563","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1563"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1563\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1565,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1563\/revisions\/1565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1563"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1563"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1563"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}