{"id":1262,"date":"2026-05-01T04:11:04","date_gmt":"2026-05-01T04:11:04","guid":{"rendered":"https:\/\/transtimornews.id\/?p=1262"},"modified":"2026-05-01T04:11:04","modified_gmt":"2026-05-01T04:11:04","slug":"wujudkan-wajah-perbatasan-yang-estetik-dan-ekonomi-kuat-bupati-belu-gandeng-ugm-susun-masterplan-kota-atambua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/2026\/05\/01\/wujudkan-wajah-perbatasan-yang-estetik-dan-ekonomi-kuat-bupati-belu-gandeng-ugm-susun-masterplan-kota-atambua\/","title":{"rendered":"Wujudkan Wajah Perbatasan yang Estetik dan Ekonomi Kuat, Bupati Belu Gandeng UGM Susun Masterplan Kota Atambua"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">ATAMBUA, Trans Timor News<\/b> \u2013 Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menegaskan visi besar untuk menjadikan Kota Atambua sebagai beranda depan Indonesia yang cantik sekaligus memiliki pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Hal ini disampaikan saat memimpin <i data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"245\">Focus Group Discussion<\/i> (FGD) Perencanaan Masterplan Pengembangan Kawasan Perkotaan Atambua di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (30\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"4\">Kegiatan strategis ini menghadirkan tim ahli dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dipimpin oleh Profesor Arif. Dalam pemaparannya, tim UGM menyajikan laporan antara yang mencakup penentuan deliniasi tiga kawasan, desain Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Museum, analisis relokasi bagi warga dengan hunian tidak layak, hingga aspek legalitas masterplan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"5\"><b data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"0\">Atambua: Cermin Indonesia di Mata Dunia<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"6\">Dalam sambutannya, Bupati Willy Lay menekankan bahwa posisi geografis Atambua sangat istimewa karena berbatasan langsung dengan ibu kota negara Timor Leste, Dili. Kedekatan jarak yang hanya sekitar 30 menit perjalanan menjadikan Atambua sebagai tolok ukur pembangunan Indonesia bagi negara tetangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"7\">&#8220;Kita ini adalah beranda depan Indonesia. Orang dari Timor Leste akan membandingkan apa yang mereka lihat di Dili dengan Atambua. Oleh karena itu, kota harus terlihat cantik, namun yang tak kalah penting, pertumbuhan ekonominya juga harus terjadi,&#8221; tegas Bupati Lay.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"8\">Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Belu berada di angka 6 persen, dan Bupati menargetkan kenaikan hingga 7 persen melalui perencanaan matang bersama tim UGM. Ia pun berpesan agar keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"9\">&#8220;Efisiensi anggaran boleh dilakukan, tapi tidak boleh ada efisiensi semangat untuk membangun. Semangat itu harus datang kuat dari perbatasan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"10\"><b data-path-to-node=\"10\" data-index-in-node=\"0\">Soroti Pelayanan Publik dan Pendidikan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"11\">Selain infrastruktur fisik, Bupati Lay memberikan catatan serius pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Beliau menyoroti penurunan Indeks Pelayanan Publik yang kini berada di zona merah, serta indeks pendidikan Belu yang menempati urutan ke-19 dari 22 kabupaten\/kota di NTT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"12\">Bupati berharap, sinergi dengan tim ahli UGM dapat memberikan solusi konkret agar pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pendidikan dapat berjalan beriringan demi kemajuan Kabupaten Belu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"13\"><b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"0\">Kebudayaan sebagai Perekat NKRI<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"14\">Di sektor pariwisata, Bupati Belu mengumumkan kembalinya gelaran akbar Festival Fulan Fehan tahun ini. Festival ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Festival Tari Likurai yang sempat memecahkan rekor MURI dengan 7.000 penari pada tahun 2017 silam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"15\">&#8220;Rekor ini bukan sekadar angka, tapi untuk membangun semangat kebanggaan masyarakat terhadap budaya sendiri. Karena lewat kebudayaan, kita bisa menjaga NKRI,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"16\">FGD ini turut dihadiri oleh jajaran Staf Khusus Bupati, pimpinan Instansi Vertikal, Kepala OPD, Camat, Lurah, serta tokoh adat, masyarakat, dan pemuda di Kabupaten Belu.<em><strong>RM<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ATAMBUA, Trans Timor News \u2013 Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menegaskan visi besar untuk menjadikan Kota Atambua sebagai beranda depan Indonesia yang cantik sekaligus memiliki pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Hal ini disampaikan saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Masterplan Pengembangan Kawasan Perkotaan Atambua di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (30\/04\/2026). Kegiatan strategis ini menghadirkan tim&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":1263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,8,12,11],"tags":[664,859,858,855,857,860,19,856],"class_list":["post-1262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-nasional","category-pariwisata","category-sosbud","tag-bupati-belu-willy-lay","tag-ekonomi-kabupaten-belu","tag-festival-fulan-fehan","tag-masterplan-atambua","tag-pembangunan-perbatasan","tag-tata-kota-atambua","tag-trans-timor-news","tag-ugm-yogyakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1262"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1264,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1262\/revisions\/1264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/transtimornews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}