Lasiolat –Trans Timor News- Suasana sakral dan penuh khidmat menyelimuti Gereja Santo Petrus Lahurus saat ratusan umat Katolik berkumpul merayakan Misa Malam Paskah, Sabtu malam (04/04/2026). Perayaan ini merupakan puncak dari Tri Hari Suci yang menandai kemenangan Yesus Kristus atas maut, sekaligus membawa pesan harapan baru bagi seluruh jemaat.
Liturgi Cahaya: Yesus Terang Dunia
Ritual agung ini dibuka dengan Upacara Cahaya di pelataran gereja. Dalam suasana gelap, api suci dinyalakan pada Lilin Paskah yang melambangkan Kristus sebagai Terang Dunia.
Panorama mengharukan tercipta saat umat satu per satu menyalakan lilin kecil mereka dari api Lilin Paskah utama. Cahaya yang perlahan menjalar ke seluruh sudut ruangan gereja ini menjadi simbol iman yang mengusir kegelapan dosa dan keputusasaan.
Pesan Homili: Keheningan dalam Fajar Menyingsing
Dalam khotbahnya, Pastor Paroki Santo Petrus Lahurus, Pater Mikhael Rusae, SVD, mengusung tema mendalam: “Keheningan dalam Fajar Menyingsing”. Ia mengajak umat untuk merenungi makna kebangkitan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
“Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan panggilan bagi kita semua untuk mendalami arti kehidupan. Dalam keheningan batin, kita menemukan kekuatan untuk bangkit dari segala keterpurukan,” ungkap Pater Mikhael.
Pembaruan Iman
Malam Paskah kali ini tidak sekadar menjadi rutinitas liturgis tahunan bagi masyarakat di wilayah Lasiolat. Momen ini menjadi sarana bagi umat Katolik untuk memperbarui janji baptis, memperkokoh iman, serta menyatukan harapan demi kehidupan yang lebih baik dan penuh kasih persaudaraan.
Seluruh rangkaian misa berjalan dengan aman dan tertib, menutup rangkaian perayaan Paskah dengan semangat kemenangan yang kuat.Rian
