Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Perbatasan Belu

SINERGI PENGAMANAN LEBARAN. Jajaran pimpinan TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dan tokoh agama di Kabupaten Belu mengikuti rangkaian pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H (20/3). Kegiatan meliputi zoom meeting koordinasi nasional bersama Kapolri dan Panglima TNI, pemantauan di Pos PAM, hingga pelepasan pawai kendaraan di depan Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua guna memastikan situasi di wilayah perbatasan tetap aman, tertib, dan kondusif.

ATAMBUA – Trans Timor News _Memastikan perayaan kemenangan umat Muslim berjalan aman dan kondusif, aparat gabungan di Kabupaten Belu menggelar Apel Siaga Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H. Bertempat di lapangan Mapolres Belu, Jumat (20/3/2026) petang, ratusan personel dari berbagai unsur disiagakan untuk mengawal jalannya pawai kendaraan dan aktivitas ibadah masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut.

Jalannya Apel Kesiapsiagaan

Apel pengamanan yang dipantau langsung oleh Satuan Intel Kodim 1605/Belu ini dipimpin oleh Wakapolres Belu, Kompol Lorensius, S.H, S.I.K. Hadir dalam barisan kehormatan para pimpinan kewilayahan, di antaranya Kabag Ops Polres Belu AKP I Nengah Sutawinaya, Wadanyon A Pelopor AKP Raimundo De Jesus, perwakilan Kodim 1605 Peltu Albertus Sitanggang, serta pejabat dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Kekuatan pengamanan malam ini melibatkan sedikitnya 150 personel gabungan yang terdiri dari:

  • TNI/Polri: 1 SST Kodim 1605/Belu, 50 Personel Brimob Yon A Pelopor, serta 40 Personel gabungan Sabhara dan Intelkam Polres Belu.

  • Instansi Sektoral: Satpol PP (15 orang), Dinas Perhubungan (11 orang), dan mitra kamtibmas Senkom (15 orang).

Fokus Pengamanan dan Rute Pawai

Wakapolres Belu menekankan bahwa sasaran utama pengamanan meliputi masyarakat yang merayakan takbiran, kelayakan kendaraan pawai, rumah ibadah (masjid), hingga sterilisasi rute yang akan dilalui. Usai pengecekan personel, pasukan langsung diploting ke titik-titik rawan dan sepanjang rute pawai.

Pawai kendaraan malam takbiran dilepas secara resmi di depan Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua. Adapun rute yang ditempuh mencakup area strategis Kota Atambua, mulai dari Simpang Lima, melewati Rujab Bupati, Tugu PKK, hingga melintasi Gereja Polycarpus, dan kembali finish di Masjid Agung Al-Mujahidin. PHBI Kabupaten Belu turut memberikan arahan teknis guna memastikan iring-iringan kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas umum.

Pemantauan Terpusat via Zoom Meeting

Sebelum pelepasan pawai, jajaran pimpinan daerah termasuk Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonarmet 12/Kostrad, Letkol Dr. Erlan Wijatmoko, dan Kaban Kesbangpol Apolinaris Suzar, mengikuti zoom meeting bersama Kapolri dan Panglima TNI dari Pos PAM Polres Belu. Pertemuan virtual ini bertujuan memantau situasi keamanan nasional secara real-time selama malam takbiran di seluruh pelosok Indonesia.

Simbol Toleransi di Atambua

Momen pelepasan pawai menjadi potret nyata kerukunan umat beragama di Kabupaten Belu. Tampak hadir di baris depan Ketua MUI Kabupaten Belu Abdullah Belajam bersama perwakilan tokoh agama Katolik serta pimpinan berbagai ormas dan paguyuban.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian pawai kendaraan dan aktivitas malam takbiran di Kota Atambua terpantau berjalan sangat aman, tertib, dan lancar, mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang harmonis.Rian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *