DILI – transtimornews.id— Komandan Satuan Tugas (Satgas) Gabungan dari F-FDTL (Pasukan Pertahanan Timor-Leste), Kolonel Domingos Soares “Dobu” mengatakan saat ini satgas gabungan dari F-FDTL dan Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) telah ditempatkan di lokasi-lokasi yang akan dikunjungi Paus Fransiskus.
“Persiapan Satgas sudah dilakukan sejak 2 bulan lalu. Saat ini kami sudah menempatkan keamanan di setiap tempat yang akan dikunjungi Bapa Suci Paus Fransiskus yaitu di Tasitolu, CCD (Pusat Konvensi Dili), Gereja Katedral, ALMA dan Kedutaan Besar Vatikan di Motael dan pada setiap Hotel yang akan ditempatkan oleh para tamu yang datang bersama Paus Fransiskus,” kata Kolonel Dobu di Sekretariat Tingkat Tinggi Kunjungan Paus Fransiskus, Motael, Dili.

Kolonel Domingos Soares “Dobu”
Ia menginformasikan sejak diputuskan pengamanan untuk kunjungan Paus Fransiskus pemerintah melalui Kementerian Pertahahan dan Kementerian Dalam Negeri telah menyetujui pennetapan 2.500 personil PNTL dan 1.500 personil F-FDTL untuk memberikan pengamanan penuh.
Selain itu, setiap tempat yang disiapkan untuk para peziarah lokal, telah diputuskan bahwa pengamanan akan dilakukan langsung oleh personil dari tingkat kotamadya sampai para peziarah kembali ke distrik masing-masing.
“Jadi untuk di setiap tempat bagi para peziarah ini akan dijaga oleh mereka (personil) yang datang dari distrik. Semua persiapan sudah kita lakukan berbulan-bulan dan sejumlah simulasi juga sudah kita lakukan,” katanya.
Kolonel Dobu juga menginformasikan pada masyarakat untuk tetap berkolaborasi dengan satgas PNTL dan F-FDTL agar kunjungan Paus Fransiskus bisa berjalan dengan baik.
Mengenai jalan yang akan ditutup, Kolonel Dobu menegaskan bahwa penutupan hanya akan dilakukan 2 atau 3 jam sebelum Paus Fransiskus melintasi jalan tersebut dengan tujuan keamanan, tetapi untuk ruas jalan yang tidak masuk dalam daftar jalan yang tidak dilewati, tidak akan ditutup oleh pihak Kepolisian Lalu Lintas.(Laporan Mikael Mali Mau, kontributor Trans Timor News dari Dili Timor Leste)
