Headlines

Xanana Gusmao Serahkan Sertifikat RDTL Kepada Sekjen PBB, Antonio Guterres Jadi Warga Timor

FOTO: Spesial SERTIFIKAT- Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmão (kanan) secara resmi menyerahkan sertifikat Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Manuel de Oliveira Guterres (kiri) untuk menjadi warga Timor-Leste. Penyerahan sertifikat itu diserahkan di ruang kerja Sekjen PBB, Antonio Guterres, setelah pembukaan KTT tentang Masa Depan dalam Sesi ke-79 Majelis Umum PBB pada Selasa (24/9/2024).

DILI-transtimornews.id- Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmão secara resmi menyerahkan sertifikat Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Manuel de Oliveira Guterres untuk menjadi warga Timor-Leste.

Berdasarkan siaran pers Pemerintah Timor Leste yang diakses Trans News Timor  pada Rabu (25/9/2024) menyebutkan bahwa sertifikat RDTL ini diserahkan langsung oleh Kepala Pemerintahan Timor Leste,  Xanana Gusmão kepada António Guterres di tempat kerjanya, Markas Besar PBB,  Amerika Serikat (AS) setelah pembukaan (Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  tentang Masa Depan dalam Sesi ke-79 Majelis Umum PBB  pada Selasa (24/9/2024).

FOTO: Spesial
SERTIFIKAT- Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmão (kanan) secara resmi menyerahkan sertifikat Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Manuel de Oliveira Guterres (kiri) untuk menjadi warga Timor-Leste. Penyerahan sertifikat itu diserahkan di ruang kerja Sekjen PBB, Antonio Guterres, setelah pembukaan KTT tentang Masa Depan dalam Sesi ke-79 Majelis Umum PBB pada Selasa (24/9/2024).

“Atas nama rakyat Timor Leste, kami menyerahkan sertifikat RDTL ini mengakui anda sebagai orang Timor,” ungkap Xanana Gusmão dengan penuh rasa syukur saat menyerahkan sertifikat tersebut kepada sahabat baiknya  Antonio Guterres.

Antonio Guterres turut berperan dalam sejarah Timor-Leste dan kunjungannya ke Timor Leste diwarnai oleh kebahagiaan yang menandai suatu penyelesaian yang signifikan dan mempertimbangkan Timor sebagai negara yang berdaulat dan damai.

Pada kesempatan yang sama, António Guterres yang telah mendapatkan status kewarganegaraan sebagai orang Timor merasa bangga dan menunjukkan apresiasinya atas keramahan yang ia terima selama kunjungannya ke Timor-Leste untuk berpartisipasi dalam perayaan 25 tahun  Jajak Pendapat (Referendum) diadakan oleh PBB pada tahun 1999.

“Saya merasa bangga dan menganggapnya sebagai kehormatan untuk menjadi warganegara dari negara yang selalu saya bawa di hati saya,”ucap Guterres dengan rasa terima kasih.

 António Guterres lahir di Lisboa, Portugal pada tahun 1949 dan menikah dengan Catarina de Almeida Vaz Pinto serta memiliki dua anak.

Sebelumnya, Negara Timor-Leste  telah menganugerahkan kewarganegaraan kepada António Guterres dalam upacara resmi peringatan 25 tahun Jajak Pendapat (30 Agustus 1999 – 30 Agustus 2024) di Parlemen Nasional dengan sebuah resolusi yang ditandatangani oleh Ketua Parlamen Nasional, Maria Fernanda Lay.

Setelah menyerahkan sertifikat tersebut, Xanana Gusmão dan Antonio Guterres melakukan diskusi tentang KTT PBB, termasuk berbagi pemikiran mengenai masalah-masalah multilateral, mempertahankan perdamaian bagi semua negara untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi dan menghormati hak asasi manusia warga negara agar negara-negara dapat maju menuju pembangunan.

PBB juga berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Timor Leste melalui lembaga-lembaganya yang bekerja sama erat dengan rakyat dan negara Timor-Leste. (mik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *