NEW YORK–transtimornews.id- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyerukan kepada seluruh negara untuk memberikan perhatian serius terhadap perubahan iklim, dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Masa Depan.
Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Masa Depan dengan tema “Summit of the Future” berfokus pada perubahan iklim yang sedang dihadapi dunia.

BERTEMU- Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao ketika bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres di Gedung PBB, New York, Amerika Serikat.
“Dunia kini sedang menghadapi perubahan iklim, sehingga para pelaku keuangan komersial akan membantu untuk melakukannya. Kemampuan untuk menyusun respon yang lebih kuat terhadap perubahan iklim yang dihadapi planet ini,” kata Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam pidatonya di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.
Dikatakan, masa depan hidup untuk semua di planet ini, komitmen Pemerintah, untuk mendengarkan kaum muda. Tingkat nasional dan global harus memiliki kemitraan yang lebih kuat agar bagaimana melihat perubahan iklim yang terjadi.
Menurutnya, pemerintah setiap negara untuk membentuk Hukum Ilmiah Internasional yang independen dan inisiatif karena upaya ini sedang dikembangkan untuk generasi berikutnya.
KTT ini diselenggarakan dalam rangka Sidang Umum PBB ke-79, yang dihadiri oleh para pemimpin besar dunia, dan Timor-Leste diwakili oleh Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão.
KTT Masa Depan PBB menargetkan akan menetapkan satu masa depan baru yang setara, inklusif, berkembang secara lebih berkesinambungan dan mempunyai koneksi yang lebih kuat pada abad ke-21. (*/mik)
