DILI—transtimornews.id- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Timor Leste, melalui surat resmi memberikan ucapan selamat kepada Timor-Leste atas kesuksesan menjadi tuan rumah kunjungan Pemimpin Umat Katolik Sedunia dan Kepala Negara Vatikan, Bapa Suci Paus Fransiskus dan ucapan terima kasih atas dukungan Timor Leste bagi peziarah dari Indonesia.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik menyampaikan hal itu dalam surat resmi tertanggal 13 September 2024 yang dikirimkan ke Menteri Administrasi Negara, Tomás do Rosario Cabral selaku Wakil Koordinator Kunjungan Paus Fransiskus dari Pemerintah Timor Leste.
“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, kami mengucapkan selamat atas kesuksesan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat Timor-Leste menjadi tuan rumah kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus di Timor-Leste tanggal 9 – 11 September 2024,” kata Duta Besar Okto Dorinus Manik.

KBRI turut bahagia menyaksikan kesuksesan rangkaian acara tersebut, baik yang bersifat kenegaraan, kunjungan sosial maupun pelaksanaan Misa Agung di Tasi Tolu. Spirit yang penuh ketulusan, kehangatan, dan solidaritas mencerminkan kekuatan dan harapan yang penuh berkah bagi pemerintah dan rakyat Timor-Leste.
Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya juga disampaikan atas segala bantuan dan dukungan yang diberikan bagi sekitar 1000 orang peziarah asal Indonesia, dimana mereka sangat terkesan karena telah diberikan fasilitas yang sangat baik, bahkan menemui mereka secara langsung guna memastikan kondisi mereka di tempat persinggahan dalam keadaan baik.
Selain itu, pengawalan khusus dari pihak Kementerian Administrasi Negara dan pihak keamanan selama tiga (3) hari di tempat persinggahan merupakan kebaikan yang sangat istimewa bagi para peziarah.
“Terkait hal tersebut, kami menerima banyak pesan dari para peziarah bahwa mereka kembali ke Indonesia dengan penuh sukacita, tidak hanya karena dapat menghadiri Misa Agung yang dipimpin Paus Fransiskus, tetapi juga merasakan eratnya persahabatan Indonesia dengan Timor-Leste,” tuturnya.
Duta Besar Okto Dorinus Manik berharap pemerintah dan masyarakat Timor-Leste terus maju dan diberkati penuh kedamaian dan kemakmuran.
Selama berada di Dili, Pemerintah dan Gereja Katolik Timor-Leste bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia telah memilih tempat eks Karantina COVID-19 untuk memfasilitasi peziarah dari Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya dari Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua.
Sekretaris Jenderal Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Yosef M. L. Hello menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Komisi Tingkat Tinggi Kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus karena mendapat perhatian khusus hingga meninggalkan Dili.
“Nyaman sekali. Kami ucapkan terima kasih. Kami mendapatkan perhatian dan pelayanan yang istimewa. Luar biasa,” kata Yosef Hello.
Yosef M.L. Hello berharap Indonesia dan Timor-Leste tetap kuat sebagai saudara, khususnya bagi umat Kristen Katolik. “Semoga Negara Timor-Leste semakin maju dan persaudaraan dengan Indonesia khususnya Keuskupan Atambua semakin maju,” ucapnya.
Sebelumnya, Pastor Vincentius Wun, SVD, mewakili Keuskupan Atambua melalui siaran pers mengatakan, jumlah peziarah yang terdaftar sebanyak 797 orang, yang terdiri dari 596 orang dari Keuskupan Atambua dan 201 orang dari Keuskupan Agung Kupang.
Mantan Camat Lamaknen, Felix Mauleto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan gereja Timor Leste yang menerima rombongan peziarah dari Keuskupan Atambua dan Keuskupan Agung Kupang dengan baik dan memberikan tempat khusus dalam mengikuti Misa Agung di Tasi Tolu yang dipimpin langsung oleh Bapa Suci Paus Fransiskus. (mik)
