DILI -transtimornews.id— Setelah3 hari (9-11/9/2024) melakukan lawatannya di Dili, Timor Leste, Bapa Suci Paus Fransiskus meninggalkan Timor Leste pada Rabu (11/9/2024) dengan pesawat AERO DILI dengan nomor penerbangan Airbus A320 untuk melanjutkan perjalanan apostoliknya ke Singapura.
Pemimpin umat katolik sedunia dan kepala negara Vatikan itu bersama rombongan bertolak dari Bandara Internasional Nicolau Lobato, Komoro-Dili, Timor-Leste tepat pukul 12:25 WTL.
Sebelum menuju bandara Komoro, Paus Fransiskus masih tetap menyempatkan diri menyapa warga yang datang di setiap jalan raya yang dilalui kendaraan Paus Fransiskus dari Kedutaan Besar Vatikan, menuju Pusat Konvensi Dili (CCD) untuk melakukan pertemuan dengan 3000 kaum muda Timor-Leste, sebelum bertolak ke Singapura.
Usai pertemuan yang berjalan satu jam di CCD, Paus Fransiskus melanjutkan ke Bandara Internasional Nicolau Lobato, Komoro, Dili. Selama dalam perjalanan, di setiap jalan raya yang dilalui kendaraan Paus Fransiskus, masyarakat meneriakan yel-yel” Papa Francisco’ Viva Papa Francisco” dan Paus melambai tangannya ke kiri dan kanan jalan yang dipadati masyarakat.
“Paus, selamat tinggal, selamat tinggal Paus,” ungkap umat di bundaran Patung Presiden Nicolau Lobato Komoro.
Ketika tiba di Bandara Internasional Nicolau Lobato, Komoro-Dili, Paus Fransiskus mengikuti upacara pelepasan atau kepulangannya secara militer oleh pasukan bersenjata F-FDTL (FALINTIL Pasukan Angkatan Bersenjata Republik Timor Leste).

Setelah 3 hari melakukan lawatannya di Dili, Timor Leste, Bapa Suci Paus Fransiskus pada Rabu (11/9/2024) meninggalkan Timor Leste dengan pesawat AERO DILI untuk melanjutkan perjalanan apostoliknya ke Singapura.
Dalam upacara pelepasan Paus Fransiskus itu, tampak hadir Presiden Republik, Jose Ramos Horta, Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dan para anggota pemerintah, Uskup Agung Metropolitan Dili, Virgilio Kardinal do Carmo da Silva, SDB, Uskup Diosis Maliana, Dom Norberto do Amaral dan Nunsius Apostolik Vatikan di Timor-Leste, Monsinyur Marco Sprizzi serta rohaniwan/i.
Sebelum keberangkatan menuju Bandara, dalam pertemuan dengan perwakilan kaum muda Timor Leste di CCD, Paus Fransiskus meminta kepada kaum muda untuk terus tersenyum.
“Saya tadi mengatakan kepada seorang Uskup bahwa, saya tidak akan melupakan senyum kalian. Jadi, kalian semua jangan berhenti untuk senyum,” ucapnya.
Paus Fransiskus direncanakan akan tiba di Bandar Udara Internasional Changi Singapura pada pukul 15:30 WTL sebelum akhirnya mengakhiri misi apostoliknya di Asia Pasifik pada 13 September 2024 untuk kembali ke Vatikan.
Sejumlah umat dari Keuskupan Atambua juga ikut ke bandara melepas kepergian Paus Fransiskus menuju Singapura.
Mantan Camat Lamaknen, Felix Mau Leto yang ikut hadir dalam acara pelepasan Paus di bandara Komoro mengatakan bahwa ia bersama umat dari Keuskupan Atambua dan Kupang hadir pada misa kudus di Tasi Tolu pada Selasa (10/9/2024) yang dipimpin langsung Paus Fransiskus. Sebelum pulang ke Atambua, ia bersama umat dari Keuskupan Atambua ikut acara pelepasan Paus Fransiskus di Bandara Komoro. (mik)
