DILI–transtimornews.id— Sekretaris Negara Komunikasi Sosial (SEKOMS), Expedito Dias Ximenes mengatakan Sekretariat Tingkat Tinggi Kunjungan Paus Fransiskus telah menerima laporan dari pemerintah daerah tentang jumlah peziarah lokal dari 11 kotamadya beserta Oe-cusse dan Ataúro telah terdaftar 96.763 orang.
Dia mengatakan bahwa Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão telah melakukan pertemuan dengan para kepala pemerintah daerah serta melakukan inspeksi pada tempat pemberhentian untuk para peziarah.

Sekretaris Negara Komunikasi Sosial (SEKOMS), Expedito Dias Ximenes
“Kepala pemerintahan melakukan pertemuan ini untuk melihat kendala apa yang dihadapi pemerintah, misalnya di Baukau mereka mempersiapkan 172 transportasi tapi ini belum cukup, sehingga Perdana Menteri mengorientasikan agar segera diberikan bantuan 180 transportasi,” kata Expedito Dias Ximenes kepada Trans Timor News di Dili, Sabtu (7/9/2024).
Dia menyebutkan jumlah peziarah lokal 96.763 orang yang sudah terdaftar terdiri dari Lautem (5.503), Baukau (13,702), Vikeke (6.530), Manufahi (3.850), Aileu (7.500), Bobonaro (7.805), Ermera (14.330), Manatuto (7.841), Likisa (12.400), Ainaro (9.302), Covalima (4.356), Ataúro (1.300) dan RAEOA/ Oe-Cusse (2.344).
Dikatakan bahwa para peziarah tersebut akan segera dimobilisasikan seusai jadwal di tempat-tempat yang telah dipersiapkan untuk para peziarah. Selain itu khusus untuk umat nasrani di Dili yang telah terdaftar 67.994 orang, sehingga jumlah nasrani dan peziarah lokal sesuai tanggal pendaftaran 3 September berjumlah 164.757 orang.
“Jumlah ini tidak termasuk dengan mereka yang akan datang dari Atambua dan Kupang, untuk transportasi dan konsumsi adalah tanggung jawab pemerintah daerah dan komisi berupaya untuk terus mengatasi kendala yang dihadapi,” tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Administrasi Negara, Jacinto Rigoberto melaporkan bahwa untuk pemerintah daerah telah dialokasikan masing-masing dana $40.000 untuk memfasilitasi transportasi dan konsumsi bagi para peziarah.
“Untuk transportasi dan konsumsi sesuai rencana yang ada dana sudah dialokasikan untuk setiap distrik dan ada $40.000 untuk makanan dan transportasi. Jadi, mereka akan datang ke Dili mulai 08 dan akan kembali pada 10 atau 11 september 2024. Di Dili akan difasilitasi kebutuhan sanitasi, air bersih, kamar mandi, tenda untuk konsumsi dan tenda bagi para tenaga medis,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Sekretariat Umum Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Yosef M. L. Hello menyebutkan Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua, telah mendaftarkan 947 peziarah untuk ikut menghadiri misa bersama Paus Fransiskus di Timor-Leste. (Laporan Mikael Mali Mau, kontributor Trans Timor News dari Dili Timor Leste)
