Sinyal Telkomsel Sering Lemot di Lasiolat, Masyarakat Pertanyakan Keberadaan Menara di Ailomea, Fatulotu

ATAMBUA — Kualitas jaringan layanan seluler Telkomsel di wilayah Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, belakangan ini dikeluhkan masyarakat. Sinyal yang sering lemah dan lambat mengganggu komunikasi sehari-hari, aktivitas sekolah, hingga kegiatan ekonomi warga.

Keluhan ini makin mengemuka lantaran di Dusun Ailomea, Desa Fatulotu, Kecamatan Lasiolat, telah berdiri menara pemancar sinyal. Warga mempertanyakan fungsi dan kemanfaatan menara tersebut, sebab keberadaannya belum dirasakan membawa perbaikan kualitas jaringan di lingkungan mereka.

“Seringkali sinyal hilang atau sangat lambat. Padahal ada menara di dekat sini, tapi kenapa tidak ada perubahan?” ungkap salah satu warga.

Masyarakat menilai kondisi ini merugikan, terutama bagi pelajar yang membutuhkan akses informasi, pelaku usaha yang berkomunikasi dengan pembeli, serta warga yang perlu berhubungan dengan keluarga. Warga berharap pihak penyelenggara layanan segera meninjau dan mengatasi masalah ini.

Warga meminta agar pihak Telkomsel maupun instansi terkait turun langsung memeriksa kondisi peralatan di menara Ailomea. Masyarakat juga menekankan agar pembangunan infrastruktur komunikasi benar-benar memberi manfaat nyata dan melayani kebutuhan warga, bukan sekadar fisik bangunan yang berdiri tanpa fungsi optimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Telkomsel terkait keluhan masyarakat di Kecamatan Lasiolat.RIAN96

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *