Latihan Menembak Bersama: Polres Belu dan Forkopimda Pererat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Perbatasan

ATAMBUA , Dalam rangka memperkuat sinergitas dan soliditas antarinstansi, Polres Belu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi vertikal di Kabupaten Belu menggelar latihan menembak bersama di Lapangan Tembak Dasba 6000, Kompi 1 Yon A Pelopor, Sat Brimob Polda NTT, Hallikelen, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, SH, SIK, Dandim 1605/Belu Letkol Arh. Ariestyo Ardyanto, SIP, MHI, Kajari Belu Arif Mirra Kanahau, SH, Kepala Bea Cukai Atambua Bambang Tutuko P., SE, Ak., MM, serta Danyon A Pelopor Brimob Kompol Raimundo De Jesus, SH

Turut hadir Wakapolres Belu Kompol Cecep Ibnu Ahmadi, SIK, SH, MH, Kepala Lapas Belu Antonius Luis Pui Ximenes Da Costa, Kabag Log Polres Belu, Kasat Lalu, Danki Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, serta personel dari Kompi 1 Yon A Brimob, Bea Cukai, dan Polres Belu.

Sebelum pelaksanaan latihan, seluruh peserta menerima pengarahan dan petunjuk dari instruktur mengenai cara penggunaan senjata api serta mekanisme pelaksanaan kegiatan. Bupati Belu bersama Kapolres Belu dan para pimpinan instansi kemudian mengasah keterampilan menembak menggunakan senjata pendek maupun laras panjang dalam berbagai posisi: berdiri tegak, duduk, hingga tiarap, dengan fokus penuh ke arah sasaran tembak.

Kapolres Belu dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini bukan sekedar melatih kemampuan teknis menembak, melainkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan memperkuat koordinasi antar unsur terkait.

“Tujuan utama kita menggelar latihan ini sebagai sarana silaturahmi dan membangun komunikasi secara langsung antar para pimpinan dan personel dari berbagai instansi, serta memperkuat koordinasi operasional sehingga potensi hambatan komunikasi maupun koordinasi di lapangan dapat diminimalisir,” ujar Kapolres Belu.

Lebih lanjut, kegiatan bersama ini juga menjadi ruang pertukaran informasi dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) serta permasalahan hukum yang muncul di wilayah Belu. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan yang diharapkan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara cepat dan bersama-sama sesuai kewenangan masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WITA hingga siang hari berjalan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekompakan. Sinergi ini diharapkan semakin memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan perdamaian di Kabupaten Belu, khususnya di daerah perbatasan langsung dengan Timor-Leste.RIAN96

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *